Denpasar News – Pemerintah Kota Denpasar bersama masyarakat dan berbagai komunitas lingkungan menggelar aksi penanaman pohon serentak dan kegiatan bersih sungai pada Minggu, 30 November 2025. Aksi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Semesta Berencana, sebuah program pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan ekosistem daerah.

Kegiatan berlangsung di dua titik utama, yakni kawasan Tukad Bindu dan Setra Badung, yang selama ini menjadi ruang terbuka publik sekaligus kawasan konservasi yang terus dikembangkan.
Baca Juga : Banjir Bandang di Sumatra Renggut 303 Korban Jiwa, 279 Masih Hilang
Tanam Pohon Sentul, Badung, hingga Tanaman Lokal Lainnya
Dalam aksi kali ini, para peserta menanam berbagai jenis pohon lokal seperti pohon sentul, badung, dan beberapa jenis tanaman endemik yang dianggap mampu memperkuat ekosistem bantaran sungai. Jenis-jenis ini dipilih karena memiliki daya tumbuh kuat, akar yang bermanfaat menahan erosi, serta nilai ekologis tinggi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar menyebutkan bahwa penanaman pohon menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas udara, menahan laju erosi, serta memperluas ruang hijau kota. “Kami ingin memastikan bahwa Denpasar tetap menjadi kota yang hijau, nyaman, dan sehat untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Bersih Sungai untuk Menjaga Ekosistem Tukad Bindu
Selain menanam pohon, para relawan juga melakukan aksi bersih-bersih di sekitar Tukad Bindu, sebuah sungai yang telah dikembangkan menjadi ruang rekreasi dan edukasi lingkungan. Sampah plastik, ranting kayu, dan berbagai jenis limbah domestik dikumpulkan untuk mengembalikan kebersihan dan keasrian sungai.
Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai komunitas anak muda, pelajar, perangkat desa, serta organisasi pecinta lingkungan. Mereka bekerja sama membersihkan sepanjang aliran sungai dan area Setra Badung dari sampah yang menumpuk.
Gerakan Semesta Berencana: Komitmen Bali untuk Lingkungan
Gerakan Semesta Berencana merupakan program strategis Pemprov Bali yang menggabungkan pendekatan budaya, lingkungan, dan tata ruang dalam pengelolaan pembangunan. Penanaman pohon dan aksi bersih sungai yang dilakukan di Denpasar menjadi salah satu bentuk implementasi nyata gerakan tersebut di tingkat kota.
Program ini menargetkan peningkatan jumlah ruang terbuka hijau, konservasi sumber air. Dan rehabilitasi kawasan-kawasan penting yang memiliki nilai ekologis dan budaya.
Antusiasme Masyarakat Tinggi, Upaya Berkelanjutan Didorong
Masyarakat yang turut serta menyambut positif kegiatan ini. Selain menambah pengalaman berharga, aksi gotong royong tersebut juga memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan. Banyak peserta berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, bukan hanya pada momen peringatan tertentu.
Pemerintah Kota Denpasar menegaskan bahwa kegiatan lingkungan ini bukan sekadar seremonial. Tetapi akan terus menjadi agenda rutin dalam rangka menjaga keseimbangan alam Bali. “Kami berharap gerakan ini memberikan efek jangka panjang bagi lingkungan, utamanya menjaga sungai-sungai kita tetap bersih,” ujar perwakilan pemerintah kota.
Aksi penanaman pohon dan bersih sungai di. Tukad Bindu dan Setra Badung ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Demi masa depan Bali yang hijau dan berkelanjutan.















